Minggu, 27 Maret 2016

Review Film “Magic Hour”


MAGIC HOUR "Let In The Unexpected

Magic Hour.. hmm pertama gue penasaran nonton filmnya karena di TV setiap break/iklan itu pasti ada nih muncul trailernya. Dari trailernya sih cukup menarik dan cukup membuat jantung gue berdegup kencang. ”Wah bagus nih kayaknya filmnya, gue harus nonton!” pikir gue. Dan akhirnya seminggu kedepan saya pergi ke bioskop terdekat untuk menonton film Magic Hour ini.

Suasana di bioskop kurang menyenangkan karena yang nonton pada saat itu rata-rata anak-anak sekolahan (SMP, SMA) yang datang tak sendiri tapi sama pasangannya. Bayangin coba perasaan gue yang jomblo datang sendirian ke bioskop nonton film romantis. Hmmm.. nggak usah dijelaskan, you know what I mean

Masuk ke filmnya langsung. Di awal-awal filmya tampak sangat membosankan karena ceritanya tentang jodoh-jodohan. Jadi ada yang namanya Gweny (diperankan oleh Nadia Arina) dijodohin sama mamanya (diperankan oleh Merriam Bellina) dengan anak teman dekatnya yaitu Dimas (diperankan oleh Dimas Anggara). Nah, si Gweny ini nggak mau dijodohkan lalu akhirnya dia meminta tolong pada Raina (diperankan oleh Michelle Ziudith) yang adalah sahabat dekat Gweny. Untuk berpura-pura jadi dirinya dan menemui Dimas.

Nah, melalui pertemuan-pertemuan itu muncullah benih-benih cinta antara Dimas dengan Raina. Namun Raina memiliki sahabat dari kecil yang bernama Toby (diperankan oleh Rizky Nasar) yang ternyata juga suka padanya. Tapi dia memendamnya cukup lama. Yah, mungkin karena alasan lazim “dia nggak mau kehilangan Raina sebagai sahabat” upss..konflik percintaan remaja saat ini banget hahhaha..

Masuk pertengahan film mulai konflik cerita dimunculkan satu persatu yang membuat filmnya jadi seru. Gweny yang bertemu secara langsung dengan Dimas akhirnya jadi suka dan menerima perjodohan itu. Raina yang tak ingin membuat sahabatnya malu dan kecewa akhirnya dia melepaskan Dimas. Namun Dimas tak mau melepaskan Raina. Dan Toby pun tetap berusaha menjauhkan Dimas dari Toby. Terjadilah cinta segi empat yang sangat rumit.

Mendekat ke akhir ceritanya makin membuat penasaran. Raina buta dan ternyata Dimas punya sakit parah yang akhirnya dia meninggal. Tapi ada sosok lain yang selama ini menemani Raina sebagai seorang Dimas. Dan sosok itu adalah kembaran Dimas (diperankan oleh Dimas anggara juga). Yang sudah lama dieritakan oleh Dimas tentang Raina. Yah..sebagian besar seperti itulah ceritanya..

Ceritanya tidak cuma bergenre romantis tapi ada dibalut komedi juga di awal-awal. Kalau kalian penasaran dengan keseluruhan filmnya,nonton aja langsung.. hehe dijamin nggak bakal nyesel kok nontonnya :D

DEL


Reaksi:

10 komentar:

  1. I was quite happy with the article I look at this, quite useful for my blog alat bantu sex.
    Alat bantu sex wanita
    Alat bantu sex pria
    MY BLOG

    BalasHapus
  2. Flm yang menarik tentu akan memikat banyak penggemar dari seluruh masarakat di seluruh dunia.
    perfileman Alat bantu pria.
    perfileman Alat bantu wanita.
    jual Alat bantu murah
    jual mainan murah

    BalasHapus
  3. Louisvuittonhouse - louis vuitton outlet store, The Bset Place To Buy Cheap Louis Vuitton Handbags, Wallets, Sunglasses, And Other Lv Products, Free Shipping All Over The World!

    BalasHapus