Sabtu, 11 Oktober 2014

Review Film: Annabelle

              Setelah sukses di Film Horror berjudul “The Conjuring” yang diadaptasi dari kisah nyata Keluarga Perron. Kali ini, New Line Cinema kembali menakuti para pecinta Film Horror lewat Film yang dirilis bulan Oktober 2014 ini yang berjudul “Annabelle”. Sempat dimunculkan sedikit saat Film The Conjuring, boneka Annabelle ini muncul pada scene pertama Film The Conjuring, dimana pada scene tersebut bercerita tentang Paranormal Ed dan Lorraine Warren yang sedang menangani kasus Boneka Annabelle. Mungkin ini salah satu cara James Wan untuk mempromosikan Film Annabelle. Hehehe. Dan ternyata, scene pertama pada film Annabelle pun memunculkan adegan tersebut. Dan Annabelle juga sempat menakuti anak dari kedua paranormal tersebut di film The Conjuring.


                Yuk kita lihat plot ceritanya dari film Annabelle, Annabelle adalah sebuah boneka lucu yang merupakan hadiah dari John Form (Ward Horton) kepada istrinya Mia (Annabelle Wallis)  menjelang kelahiran anak pertamanya. Pada hari itu juga terjadi pembunuhan oleh kekasih dari anak tetangganya (Keluarga Higgins) yang membunuh keluarga Higgins. Kekasih dari Putri keluarga Higgins (Annabelle Higgins) ini merupakan sekte pemuja setan. Dia mencoba membunuh Mia dan anak yang dikandungnya. Dan Annabelle Higgins ini menyukai boneka yang dimiliki Mia. “I like your Doll” begitulah bisikannya kepada Mia. Ketika polisi datang untuk menyelamatkan John dan Mia dari pembunuhan, Annabelle Higgins mengunci dirinya dan melakukan bunuh diri sambil memangku boneka milik Mia.

                Setelah kejadian tersebut, John dan Mia pun pindah ke apartemen bersama anak perempuannya Leah yang baru lahir. Sebelum pindah, John sempat membuang boneka Annabelle ini. Tetapi, saat melakukan penataan di apartemen barunya, Mia menemukan kembali boneka Annabelle ini di kardus terakhir yang berisi barang-barang dari rumah lama. Mia pun ingin memajang boneka ini lagi untuk melawan rasa takutnya. Dan setelah itulah terjadi lagi keanehan-keanehan. Teror-teror mulai dirasakan Mia, boneka Annabelle ini di gunakan sebagai media setan untuk meneror Mia agar menyerahkan jiwanya.

                Menurut saya, film ini belum cukup menakuti saya. Tetapi, film Annabelle ini berhasil membuat saya merasa tegang saat menyaksikan film tersebut. Dengan musik yang membawa suasana tegang dan beberapa adegan yang sempat membuat saya kaget. Jika dibandingkan dengan film The Conjuring, film The Conjuring masih lebih menakutkan dibanding dengan Annabelle. Mungkin jika sekte pemuja setan lebih di tekankan dan boneka Annabelle ini tidak hanya di gambarkan sebagai media setan untuk meneror Mia, film ini akan lebih menyeramkan.

                Ekspektasi saya tentang film Annabelle ini tidak sesuai dengan kenyataan saat saya menonton. Walaupun,  sang sutradara John R. Leonettii mampu mengondisikan suasana tegang lewat musik yang tiba-tiba mengeras dan mengejutkan. Tetapi, Boneka Annabelle lebih banyak diam dan tiba-tiba berpindah posisi saja. Padahal, Boneka Annabelle lah yang menjadi icon pada film ini. Malahan, arwah dari Annabelle Higgins dan sosok setan berwarna hitam dan bertanduk yang lebih banyak menakuti.


                Tetapi, scene pertama dan terakhir dalam film Annabelle membuat saya penasaran dan berpikir akan ada kelanjutan dari film tersebut. Pada scene terakhir, ternyata boneka Annabelle yang di amankan polisi setelah kejadian pengorbanan nyawa yang dilakukan oleh sahabat Mia, dijual kembali dan dibeli oleh seorang ibu tua. Hal ini mengingatkan saya akan kejadian nyata yang saya baca tentang kisah asli Boneka Annabelle. Mungkin akan ada kelanjutan dari film Annabelle ini, dimana Ed dan Lorraine Warren akan muncul untuk mengatasi boneka Annabelle.

-AFE-

Reaksi:

2 komentar: