Jumat, 18 April 2014

Cinta Brontosaurus-nya "Pindah" ke Manusia Setengah Salmon

Raditya Dika, seorang stand-up comedian yang merangkap menjadi seorang penulis buku, produser, sutradara, bahkan juga seorang aktor. Pria yang lahir 28 Desember 1984 ini memiliki talenta yang luar biasa terkhususnya di bidang entertainment.



Dalam tulisan ini, kita tidak akan membahas tentang "history" and "profile" nya seorang Raditya Dika, tapi lebih ke karyanya dalam bentuk film. Pada tahun 2013 kemarin, Raditya Dika mendapatkan kredit tambahan dari bukunya yang telah di-film-kan dan laris di pasaran. Lebih khusunya, yang akan dibahas adalah film dengan judul "Cinta Brontosaurus" dan film "Manusia Setengah Salmon" hasil tulisan Raditya Dika yang di-film-kan. Bukan hanya bukunya saja yang menjadi sebuah film, Raditya Dika sendiri juga yang menjadi pemeran utama dalam kedua film tersebut.

Film "Cinta Brontosaurus" yang dirilis pada 8 Mei 2013 ini mendapatkan antusias dari penikmat film terkhusunya mereka yang senang dengan genre drama komedi. Film yang diperankan oleh Raditya Dika (berperan sebagai Dika) sendiri menceritakan tentang seorang penulis yang berpegang teguh pada prinsip "cinta yang ada kadaluarsanya" dan ini semakin membuat dirinya minder terhadap cinta itu meskipun keduanya orang tuanya sudah menginginkan cucu atau bisa diperhalus kalau Dika harus mempunyai pacar.

Kegiatannya yang hanya menulis dan menulis membuat Dika galau dan ingin mendapatkan seorang wanita yang bisa jadi pasangannya dan sekaligus juga untuk membahagiakan orang tuanya. Sampai akhirnya, Dika bertemu dengan seorang wanita bernama Jessica (Eriska Reinisa) di restoran dan perbincangan mereka berlanjut sampai ke masa PDKT dan pacaran.
Singkat cerita, Dika yang masih memegang kepercayaan "cinta kadaluarsa" ini pun mendapatkan respon yang tidak baik dari Jessica.


Sampai pada akhirnya, hubungan Dika dan Jessica yang tergolong absurd dan sedikit menggelitik harus diakhiri. Kejadian tersebut membuat Dika larut dalam "kekelaman" sehingga tulisannya sempat terhenti. Padahal tulisan itu sudah dalam pengawasan seorang produser untuk mengfilmkan film tersebut dan ingin dijadikan genre horor.
Hal tersebut membuat Dika menolak meskipun temannya, Kosasih berharap Dika mau menerima karena fee yang cukup besar ditawarkan. Buku yang ia tulis merupakan kisah serta perjalanannya untuk memahami cinta yang didapatnya dari Jessica, keluarga, dan temannya.

Sementara itu, film "Manusia Setengah Salmon" yang dirilis pada 5 September 2013 dan disutradarai oleh Herdanius Larobu ini mendapatkan respon baik dari khalayak banyak. Film ini diperankan juga oleh Raditya Dika dengan Kimberly Ryder (sebagai Patricia). Alur film memang ada sambungannya dengan film "Cinta Brontosaurus" namun lebih dibedakan ke konsepnya sendiri tentang perpindahan.

Dalam bukunya yang di-film-kan ini, perpindahan yang dimaksudkan adalah perpidahan secara kompleks dalam diri Dika sendiri. Film tersebut berfokus pada keluarga Dika yang dimana menginkan pindah rumah karena ada beberapa hal dari orang tuanya. Kemudian fokus ke cinta, yang dimana Dika harus bisa berpindah hati dari pacarnya yang lama si Jessica ke Patricia. Dan yang terakhir adalah fokus profesinya sebagai penulis, dimana Dika dihantui untuk membuat sebuah buku yang bisa best seller oleh editor sekaligus temannya sendiri.

Dengan konsep "perpindahan" dan dengan fokus yang berbeda-beda juga, Raditya Dika dan crew nya harus benar-benar putar otak untuk melihat continuity dalam film nya tersebut. Meskipun banyak kendala dan terlihat rumit, film ini berhasil dibuat dan bisa membuat membuat penonton tertawa bahkan sesekali sedih melihat adegan-adegan yang ada.


Di Indonesia, industri perfilman sudah sangat berkembang. Bukan hanya bisa membuat film dari ide cerita, tapi juga bisa dengan mengangkat dari sebuah buku/novel serta diperankan sendiri oleh penulisnya.
Maju terus industri perfilman Indonesia!

(gee_difk)/(source: google)

Reaksi:

4 komentar: