Merry Christmas

Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2017

Salatiga

Pemandangan Malam Salah Satu Sudut Kota Salatiga

KUPAS 2015

Produksi Film KUPAS 2015

Finger Kine Klub

Keluarga Finger Kine Klub UKSW Salatiga

Sabtu, 25 Mei 2013

Hari Ini Saya, Besok Siapa Lagi?

Dari kejauhan Jack terus menekan kuat pedal gas kendaraannya. Ia tidak mau terlambat. Apalagi lampu merah di wilayah yang dilaluinya menyala cukup lama. Lampu lalu lintas berganti kuning. Sekitar tiga meter menjelang garis putih horisontal di jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang. Haruskah ia berhenti atau terus saja. "Ah, aku tidak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak,"pikirnya, sambil terus melaju.
PRIIIT!!! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jack menepikan kendaraan sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Hey, itu kan Bob, teman semasa SMA dulu. Hati Jack agak lega.
 
Ia melompat keluar dari dalam mobil sambil berkata: "Hai, Bob! Senang sekali ketemu kamu lagi!". "Hai, Jack," sapa Bob tanpa senyum.
"Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri saya sedang menunggu di rumah. Hari ini dia ulang tahun, jadi dia dan anak-anak sudah menyiapkan pesta di rumah. Tentu aku tidak boleh terlambat dong," kata Jack.

Bob berkata, "Saya mengerti. Tapi sebenarnya saya sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini." Jack mulai gelisah. Ia harus ganti strategi. "Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat tadi lampu kuning masih menyala kok." Aha.. terkadang berdusta sedikit tentu bisa memperlancar situasi.
"Jack, kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu," ujar Bob dingin. Dengan wajah ketus, Jack menyerahkan SIM-nya ke Bob lalu masuk ke dalam mobilnya dan menutup kaca jendela. Sementara Bob menulis sesuatu di buku tilangnya.
Tak lama berselang, Bob muncul dan mengetuk kaca mobil Jack. Jack yang kadung kesal dan marah hanya membuka kaca jendela sedikit. Ujarnya mengumpat di dalam hati, "Ah, masa lima senti sudah cukup untuk memasukkan surat tilang?"
Sesudah Jack menerima surat tilang itu dia langsung menekan kembali pedal gas, memacu mobilnya dan cepat berlalu dari tempat tersebut. Tanpa berkata-kata Bob pun kembali ke posnya.

Setelah agak jauh dari tempat kejadian, Jack hendak memasukkan SIM-nya ke dompet. Saat itu ia terkaget-kaget setelah melihat selembar surat tapi bukan surat tilang. "Surat apa ini? Ini bukan surat tilang! Kenapa ia tidak memberiku surat tilang?" tanya Jack. Seketika itu juga ia langsung meminggirkan mobilnya dan membaca surat dari Bob tadi.
Begini isi surat tersebut:
Halo, Jack. Tahukah kamu aku mempunyai seorang anak perempuan. Anakku satu-satunya. Ia sangat cantik dan lincah. Aku dan istriku sangat menyayanginya. Sayang, ia sudah meninggal karena tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah, saat ia melintas bersama ibunya di zebracross. Anakku langsung meninggal di tempat. Istriku sampai saat ini mengidap depresi hebat. Pengemudi yang sembrono tadi hanya dihukum penjara selama tiga bulan saja. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan aku? Aku kehilangan malaikat kecil kesayanganku. Aku dan istriku masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengaruniai seorang anak lagi, agar dapat kami peluk. Tapi, kondisi istriku tidak memungkinkan. Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Oh.. betapa sulitnya! Begitu juga kali ini.

Maafkan aku, Jack. Doakan agar permohonan kami mempunyai anak terkabulkan.
Berhati-hatilah saat menyetir.
Dari temanmu,
Bob
Jack kaget sekali saat ia membaca surat Bob. Ia langsung memutar balik mobilnya dan pergi ke pos jaga Bob. Namun, Bob sudah meninggalkan pos itu, entah ke mana. Sepanjang jalan pulang Jack mengemudi dengan hati-hati dan ia berjanji dalam dirinya untuk menahan diri agar tidak ngebut dan menyetir ugal-ugalan. Kali ini Ia teringat akan anak-anaknya.
Seorang gadis kecil, di tepi jalan..
Rambut melambai, berpita merah..
Senandung kecil ..la la la.. di bibirnya..
Dalam langkah kecil, seirama kakinya..
Satu perempatan jalan, dilewat sudah..
Si gadis kecil masih berjalan riang..
Di antara roda-roda, yang berputar di jalan..
Setengah batu lagi, sampailah di rumah..
Ketika si gadis melintas di jalan..
Matanya yang manis, mendadak menyala..
Sebuah kereta mesin yang ganas..
Menerjang dan... melindasnya..
Gadis kecil terkapar di aspal panas..
Tinggal menatap ibu bapa, memungutnya..
Sebuah permata keluarga hilang sudah..
Hari ini dia, esok lagi siapa.........
Hari ini dia, esok lagi siapa.........
Hari ini dia, esok lagi siapa.........
Memang, tak selamanya orang harus mengerti kita. Bisa jadi kesukaan kita adalah kedukaan orang lain. Hidup ini sangat berharga, karena itu jalanilah dengan penuh hati-hati dan saling menghargai. (eng/kf)

Sumber: Revie Leiwakabessy

Sabtu, 11 Mei 2013

Funny Story about Windows

TIKUS KAN EKORNYA DI BELAKANG...!

Pernahkah Anda menghadapi guru yang pertamakali mengoperasikan komputer? Tidak selalu guru adalah orang yang paling bijak di lingkungan kita. Kadangkala mereka juga melakukan kesalahan yang menggelikan.

Sebagai contoh, seorang guru yang diminta untuk memegang 'mouse' pertamakalinya ternyata gagal menggerak-gerakkan 'cursor'. Setelah instruktur mendatanginya akhirnya ditemukan sebabnya. Si guru memegang mouse dalam keadaan terbalik. Ketika ditanya ia menjawab,:"Lho! Bukankah tikus itu ekornya di belakang...? !" Rupanya ia memegang 'mouse' dengan kabel terbalik karena ia menganalogikan bahwa 'mouse' (tikus) tentunya ekornya di belakang dan tidak di depan! Belum pernah ditemukan kasus serupa pada anak-anak. :-)
Berikut ini pertanyaan orang-orang yang baru saja membeli komputer dan menghadapi masalah dengan teknologi baru yang dihadapinya. Tentu saja ini lelucon tapi bukannya tidak mungkin ini juga bisa terjadi di sekitar kita. Lelucon ini dari India. Tokohnya adalah Banta Singh dari Punjab. Dalam cerita ini Banta menulis surat ke Bill Gates. Saya berharap setelah ini Anda bisa menuliskan lelucon yang sama dengan merujuk ke daerah asal Anda sendiri. :-)



Letter from Banta Singh of Punjab to Mr. Bill Gates of Microsoft

Subject: Problems with my new computer

Dear Mr. Bill Gates,
We have bought a computer for our home and we have found some problems, which I want to bring to your notice.

1. There is a button 'start' but there is no 'stop' button. We request you to check this. (Kenapa komputer kami punya tombol 'start' tapi tidak ada tombol 'stop'nya?)
____________ ______

2. One doubt is whether any 're-scooter' is available in system? I find only 're-cycle', but I own a scooter at my home. (Apakah ada fasilitas 're-scooter' di sistem komputer? Yang saya lihat ada fasilitas 're-cycle' tapi saya tidak punya sepeda (cycle). Kebetulan kami punya scooter!)
____________ ______

3. There is 'Find' button but it is not working properly. My wife lost the door key and we tried a lot trace the key with this 'find' button, but was unable to trace. Please rectify this problem. (Komputer kami ada tombol 'Find'nya tapi nampaknya tidak berfungsi dengan baik. Istri saya lupa meletakkan kunci pintu dan kami telah mencoba mancarinya dengan tombol 'find' tersebut tapi tidak ada jawaban! Harap masalah ini dicatat.)
____________ _____

4. My child learnt 'Microsoft word' now he wants to learn 'Microsoft sentence', so when you will provide that? (Setelah mempelajari 'Microsoft Word' anak saya kini ingin mempelajari 'Microsoft Sentence'. Kapan kira-kira Anda akan menyediakannya? )

____________ _____
Sisanya silakan terjemahkan sendiri sambil belajar menyesap citarasa humor dalam bahasa Inggris. Jangan lupa, tikus itu ekornya di belakang. :-)

5. I bought computer, CPU, mouse and keyboard, but there is only one icon which shows 'My Computer': when you will povide the remaining items?
____________ _____

6. It is surprising that windows says 'MY Pictures' but there is not even a single photo of mine. So when will you keep my photo in that.
____________ _____

7. There is 'MICROSOFT OFFICE' what about 'MICROSOFT HOME' since I use the PC at home only.
____________ ____

8. You provided 'My Recent Documents'. When you will provide 'My Past Documents'?
____________ ____

9. You provide 'My Network Places'. For God sake please do not provide 'My Secret Places'. I do not want to let my wife know where I go after my office hours.

10. The Last one......
Sir, how is it that your name is Gates but you are selling WINDOWS? (fck/kf)

Rabu, 08 Mei 2013

The Miracle Of Giving Fool





Film Korea yang menceritakan tentang seorang kakak ( Sung-ryong ), yang memiliki penyakit kebodohan  atau idiot, penyakit tersebut bukan diakibatkan oleh penyakit bawaan namun karena kecelakaan yang dialaminya dan ayahnya, mereka berdua menghirup gas beracun. Dari situlah Sung-ryon mengalami penyakit kebodohan atau idiot. Sung-ryong selama bartahun-tahun menanti kedatangan Ji-ho  “Menunggu bintang, ini dekat dengan langit, dan dari yang tinggi disini, aku melihat kedatangan Ji-ho.” Ji-ho adalah perempuan yang dia sukai, setelah dewasa sung-ryong menjadi yatim piatu, dikarnakan Ayah dan Ibunya sudah  meninggal. Sebelum Ibunya meninggal Ibunya memberikan pesan kepada Sung-ryong bahwa dia harus menjaga adiknya dengan baik, namun adiknya tidak menyukai Sung-ryong karena kakaknya tersebut bodoh dan idiot dan dia beranggapan bahwa kakaknya tersebut tidak bisa mengurus dirinya sendiri. Suatu hari Sung-ryong mendengar pembicaraan teman-teman jae-in yang membeli rotinya kaget dan langsung pergi mencari adiknya dia berlari menuju ke kelas adiknya belajar. Sung-ryong langsung menggendong adiknya, dia berlari sambil menggendong adiknya ke rumah sakit. Ternyata adiknya mengalami gangal ginjal, sung-ryong berusaha untuk mendonorkan ginjalnya namun doketer berkata ginjal anda tidak cocok. Akhirnya teman Sang-soo ( sahabat sung-ryong sejak kecil ) bersedia mendonorkan ginjalnya karena dia menganggap semua itu sebagai balas budi, karena sung-ryong dikeluarkan akibat dituduh membakar piano milik Ji-ho yang di simpan di sekolah, padahal yang melakukan semua itu adalah sahabatnya Sang-soo. Bagaimana kisah si bodoh yang pada akhirnya bertemu dengan 2 orang yang berusaha membunuh sang-soo? Nasibnya sang-soo, sahabatnya? Pandangan dari seorang wanita yang disukainya? Serta bagaimana dengan kondisi adiknya yang tidak menyukai sung-ryong? Film ini sayang untuk dilewatkan."Dibalik rahasia, ada rahasia" -lcn 



Senin, 06 Mei 2013

Broken Hearts



"Broken Hearts" adalah sebuah film dengan durasi 96 menit yang disutradarai oleh Helfi Kardit yang juga menulis tentang film ini. Film ini, berkisah tentang kehidupan Olivia (Julie Estelle) bersama kekasihnya, Jamie (Reza Rahadian). Bagi Olivia, Jamie adalah cinta pertamanya, dan terakhir. Tiba-tiba Jamie pergi meninggalkan Olivia tanpa kabar, Jamie meminta sahabatnya Aryo Aryo (Darius Sinathrya) untuk menggantikan posisinya di hati Olivia. Persoalan muncul saat Jamie tahu bahwa Aryo yang seorang novelis benar-benar jatuh cinta pada Olivia. Setidaknya jika Olivia dekat dengan Aryo, Jamie masih bisa melihat Olivia, atau sekedar memberikan mawar merah saat Olivia tertidur lelap di sofa apartemen Aryo yang bersebelahan dengan apartment Jamie. Profesi Aryo sebagai penulis novel memudahkan komunikasi Aryo dengan Olivia yang bekerja sebagai editor di penerbitan buku. Awalnya sulit Olivia menerima kehadiran Aryo, setelah Jamie menghilang dan membuatnya Broken Heart. Persoalan muncul saat Jamie tahu Aryo benar-benar jatuh cinta pada Olivia. Kecemburuan Jamie di atas rasa ikhlas Olivia dimiliki Aryo. Dilematis, Jamie minta Aryo memutuskan hubungan dengan Olivia. Ternyata, tidak mudah saat harus kehilangan orang-orang terbaik yang kita miliki. Mencintai wanita yang sama, dan membuat dilema ketika harus memilih cinta atau persahabatan terkadang membuat hati dan logika tidak berjalan beriringan. Pada akhirnya hati atau logikah yang akan kita hadapi dikehidupan kita? Kita sendiri yang menetukan. Selamat Menonton!! -lcn

Rabu, 01 Mei 2013

Terciptanya Ujian IQ


Ujian IQ pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Binet pakar psikologi Perancis yang hidup pada kurun abad 19. Awal ujian IQ ini dibentuk pada tahun-tahun pertama abad ke-20, Binet dan banyak yang lainnya termotivasi untuk mengkaji masalah kesubnormalan mental. Pada tahun 1904, Binet menyertai lembaga Negara Perancis yang ditugaskan untuk menyelidiki orang-orang yang tidak normal dari segi mental di Perancis, dan tidak lama kemudian kesimpulannya kejituan diagnosa ketidaknormalan merupakan masalah yang amat perlu diperhatikan. “keberhasilan di sekolah khusus tidak memperlihatkan kecemerlangan,” kata beliau. “dan mereka yang tidak berhasil mesti dihapuskan dari daftar.” Jadi, dengan Theodore Simon (1873-1961), pakar perubatan muda yang datang untuk mengkaji psikologi dengan beliau pada tahun 1899, binet mengambil langkah membuat ujian untuk mengenal pasti kanak-kanak yang terganggu mental yang secara kekal tidak akan mendatang sembarang mamfaat dari metode pendidikan biasa.
Pada tahun 1905, Binet dan Simon memulakannya dengan beberapa predisposisi teoritikal tentang “kecerdasan”. Mereka berharap untuk mengukur kekurangan kecerdasan. Jadi, mereka meneruskan secara empirikal untuk mengenal pasti kanak-kanak yang divonis oleh guru atau dokter mereka sebagai orang yang tergangu mental Kemudian Binet menguji mereka dengan berbagai ujian-ujian khusus yang bergantung kuat pada pembacaan, penulisan dan kemahiran tertentu untuk menghindari mereka dari kekeliruan dicap sebagai kanak-kanak yang tidak cerdas dikarnakan tidak sekolah.
Untuk kali pertamanya Binet dan Simon membina ujian kecerdasannya yang benar-benar berpungsi pada tahun 1905, ia terdiri daripada 30 item yang berbeda kesulitanya semakin meningkat. Ujian binet mengukur kecerdasan seseorang melalui peringkat umur dan kemahiran dalam menyelesaikan setiap masalah dengan baik. Adapun kanak-kanak yang dapat menyelesaikan masalah diluar peringkat umurnya maka ia dilabel genius. Dan kanak-kanak yang tidak dapat menyelesai masalahnya dalam pringkat umur sebagai mana kanak-kanak lain pada umumnya maka ia disahkan memliki gangguan mental.
Kenapa ia dinamakan IQ

Orang pertama yang menyakinkan tentang kegunaan ujian Binet dalam mendiagnosis kecerdasan superior ialah Lewis M. Terman (1877-1956), ahli psikologi Stanford University yang terlibat dalam program tentara. Terman pada tahun 1916 telah memperkenalkan “The Stanford Revision of the Binet-Simon Scale” ujan Binet ini disemak secara meluas untuk disesuaikan dengan kajian di Amerika dan dipiawaikan menggunakan sampel kanak-kanak yang lebih besar. “Stanford-Binet” dengan menjadikan ujian ini secara meluas di Amerika Utara. Ketika menggunakan ujian ini, Terman telah memasukkan konsep frekuensi kecerdasan Stern, dan seterusnya menyarankan bahua pecahan itu boleh diderafkan dengan 100 untuk menghapus perpuluhan, dan keputusannya disingkatkan sebagai IQ. Sejak itu, rata-rata aras kecerdasan yang tepata ditandai dengan IQ 100. (Many Source) -lcn


Wedding Dress





Wedding Dress adalah film Korea yang dirilis pada tahun 2009. Film ini menceritakan tentang kisah seorang ibu Go-Eun yang membesarkan anaknya So-Ra sendirian setelah ditinggal suaminya. Seorang ibu yang berprofesi sebagai designer baju pernikahan sudah merencanakan pakaian nikah untuk anaknya yang masih duduk dibangku SD. Sebuah film yang mengisahkan tentang cinta ibu terhadap anaknya dan cinta anak terhadap ibu ini menguras perasaan penonton. Mampukah seorang anak yang masih SD bertahan dengan kehidupan yang diberikan ibunya yang ternyata ibunya mengalami kanker dan waktu hidupnya tinggal sebentar lagi? Silahkan ditonton Wedding Dress garapan sutradara Kwon Hyeong-jin. -lcn