Finger Kine Klub

Finger Kine Klub

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Universitas Kristen Satya Wacana

Pancasila

INDONESIA

Sabtu, 13 April 2013

The Story Behind "Last Chance"

Last Chance adalah sebuah kisah perfilman antara Dion dan Alice yang ternyata bersaudara namun mereka menjadi sepasang kekasih. Dalam realita Dion dan Alice yang nama aslinya ada Vanda dan Pras adalah sepasang kekasih, sehingga chemistry mereka berdua dapat dan tidak kaku dalam memerankan peran sebagai kekasih. Sayangnya Alice harus menghadapi kenyataan tentang penyakit yang diderita ibunya. Ibunya ini adalah orang yang akrab dengan beberapa fungsionaris Finger, Pdt. Esther. Dalam Film, Dion justru mengatakan hal yang memutuskan harapan Alice. Mana ada seorang kekasih yang menyuruh ceweknya untuk melupakan ayahnya. Ternyata Ayah mereka sama lhoo. Ayah ini diperankan oleh salah seorang senior Finger, Vimara. Mampukah Dion dan Alice bertahan? Mending ditonton filmnya lebih seru. Oiya, ada juga salah seorang fungsionaris Finger - Christian menjadi tetangga yang menolong ibu Alice ke RS. Para pemain ini kurang lebih mengenal satu dengan yang lain, karena 4 diantaranya berasal dari daerah yang sama (ulahnya Pimpro karena kenalannya). Terima kasih yang udah bantuin cari talent-talentnya yaa. Kurang lebih ceritanya seperti itu. Nah, cerita dibalik layar alias para kru. Kru besar yang kurang lebih 20 orang (23 lebih tepatnya) sangat ramai jadinya. Apalagi pada saat take dirumah sakit (yang aslinya UKS sekolah) terus ada lapangan basket, jadinya beberapa kru tergoda bermain basket. Pada saat sesi pemotretan di rumah salah seorang pemain rame juga. Terakhir di Kantin UKSW ada kru masuk kamera sambil membawa tulisan "ada syuting" hahaaa alhasil take lagi, dibalik itu juga beberapa kru harus manjat cari sumber listrik karena take pagi jadi pengelola kampus belum datang. Cerita lebih asik adalah pasca produksi yang lama banget sampai finishing (khusus ini, rahasia ya cukup tau lama deh). Tapi akhirnya patut disyukuri kru LC menyelesaikan apa yang dimulai. Terima kasih atas pengorbanan waktu dan dalam berbagai bentuk ya. Semoga cerita ini bisa bermanfaat dan buat yang membaca bisa mencari tau trik-trik dalam produksi film walau hanya sedikit pengalaman yang dibagikan diharapkan bisa diambil untuk pengetahuan. -lcn

Last Chance


Dion dan Alice adalah sepasang kekasih yang saling diuji cintanya. Disaat Alice harus menghadapi kenyataan tentang penyakit yang diderita ibunya, Dion justru mengatakan hal yang memutuskan harapan Alice. Dion tidak ingin Alice kecewa mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Mampukah Dion serius mempertahankan cintanya memberikan yang terbaik untuk Alice dan ibunya?


Artist:
Alice: Vanda
Little Alice: Dinda
Dion: Prakoso
Little Dion: Arka
Alice's Mother: Esther
Alice/Dion's Father: Vimara
Doctor: Giska
Nurse: Ayu
Neighbor: Christian


Crew:

Producer: Kartika E. T. - Unit Manager : Fransiska E. - Ass. Unit Manager : Tjen O. -Director : Francklyn C. K. – 1st Ass. - Director : Pricillia J. C. S. 2nd  Ass. Director : Syndi - Script Writter : Pricillia J. C. S. & Friends - DOP & 1st Cameraman I : Gerard J. S. - 2nd Cameraman II : Sherly L. - Ass. Cameraman : Susena A. N. - Master Lighting : Daniel K. T. - Ass. Lighting 1st : Febrian K. P. - Ass. Lighting 2nd : Marchlanno D. P. - Ass. Lighting 3rd : Christian K. W.  - Soundman : Engrith G. L. - Ass. Soundman : Hariyanto T. - Master Make Up : Dieta P. - Master Wardrobe : Intan M. - Ass Make Up & Wardrobe : Asterita D. P. - Master Artistic : Yosefina I. M. - Ass. Artistic : Maylina D. R. - Master Property : Benaya C. A. P. - Ass. Property : Vimara A. W. - Ass. Property : Bayu P. A. - Editor : Pricillia J. C. S. – Music Illustrator : Francklyn C. K.


-lcn

Salatiga Film Festival 2013

Salatiga Film Festival 2013 (SAFFEST), sudah terlaksanakan setelah sekian lama persiapan untuk kegiatan yang satu ini. Saffest 2013 ini dilaksanaka di BU UKSW dari jam 10.00 sampai jam 21.00. Lama memang untuk acara ini. Namun sesi-sesi yang dibagi sangat menyenangkan jika diikuti dengan baik. Apalagi ditambah dengan para pembicara yang asik dan penuh dengan semangat seharusnya pengetahuan yang disalurkan itu dapat diterima dengan baik. Radian "Jawa" Kanugroho dan sebagai producer-director-sound recordist beserta Audevian Monda sebagai commercial director-director of photography dan Haryoko Sani Wiguna sebagai art director memberikan workshop tentang management produksi, DSLR dan kekurangannya dengan durasi 45 menit per mini-workshop. Setelah  itu dilanjutkan oleh pemutaran film dari beberapa komunitas film yang datang yang juga yang mengirim. Kegiatan ini diakhiri dengan temu komunitas. Peserta yang ikut dari awal sampai akhir mendapatkan banyak pengetahuan tentang produksi film. Bahkan waktu yang disediakan terasa tidak cukup jika hanya sehari saja. Saffest kali ini tidak bisa terlaksanakan jika tidak ada para panitia yang hebat. Terima kasih bagi para panitia, finger, pembicara, sponsor dan semua yang membantu kegaitan ini. Maka dari itu, diharapkan Saffest tahun ini bisa memberikan motivasi untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya dan untuk para sineas agar terus dan terus belajar untuk mengembangkan diri. Jangan berpuas diri. Maju Terus Perfilman Indonesia!! -lcn 





The Newest of Finger in 2013

Rabu, 27 Maret 2013: Finger Kine Klub melalui divisi Produksi melaunching beberapa perkembangan terkait pengembangan FKK sendiri. Launching yang bertemakan "the newest of finger" ini diadakan di BU UKSW. Kegiatan yang mengundang para senior dan penuh dengan doorprize menyita perhatian para pecinta film di Finger. Adapun beberapa hal yang kemudian dipublikasikan secara formal mulai dari nomor Finger yang pada awalnya tidak ada, yaitu:
nomor Finger ini dipersembahkan dari divisi Hubungan Masyarakat, diharapkan dapat menjadi nomor resmi supaya seiring perubahan yang terjadi di Finger nomor ini tidak berubah untuk dapat terus memaksimalkan komunikasi dengan Finger. Adapun hasil dari divisi Penelitian dan Pengembangan yang dibantu oleh ketua Finger dan Sekretaris Finger untuk menghasilkan alamat Blog baru Finger yang pada awalnya "fingerkinesalatiga.blogspot.com" menjadi:

dengan menggunakan domain UKSW.EDU memberikan artian bahwa FKK ini berada dinaungan FEB UKSW. Dan untuk menutup kegiatan ini, divisi Produksi dan Film merilis film baru yang bercerita tentang perjuangan cinta seorang kakak maupun seorang laki-laki kepada orang yang dicintainya pada kesempatan terakhir. Film itu adalah:
Kegiatan ini diawali dengan menonton hasil kerjasama Finger dengan pihak diluar Finger. Khusus Film Last Chance, para penonton yang hadir dapat memberikan masukan terkait produksinya. Setelah kegiatan berakhir adapun pemberian Film kepada para artis yang hadir dan pemberian dokumen kepada Litbang. Karya itu bagaikan udara, tidak pernah habis selama kita masih hidup. Maju Terus Finger!! -lcn

Nonton Bareng 18 Februari 2013

Senin, 18 Februari 2013: divisi hubungan masyarakat-divisi penelitian dan pengembangan-divisi produksi dan film, mengadakan kegiatan nonton bareng yang mengundang para KBM, SMF, BPMF dan Korbidkem. Kegiatan nonton bareng ini dihadiri oleh beberapa KBM. Film yang ditampilkan adalah beberapa film garapan komunitas lain yang masuk pada SAFFEST 2012 lalu. Film-film tersebut adalah film pilihan terbaik SAFFEST 2012. Tidak ketinggalan menampilkan pula 3 film Finger: Notasi Cinta, This Way, dan Dokumenter Indonesia Mini. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan karya Finger dan merekatkan tali persahabatan antara sesama anggota yang ada di KBM, LKF juga Korbidkem di FEB UKSW. Diharapkan untuk nonton bareng selanjutnya antusias dari teman-teman lebih heboh lagi. Salam SINEAS!! -lcn

Nonton Bareng KUPAS 2012

Jumat 21 Februari 2013, ketua Finger Francklyn dan Ketua Kupas Daniel mengadakan nonton bareng film hasil garapan Kupas 2012 berjudul "Sebuah Pilihan" dan hasil garapan Tim Finger "Togetherness" yang ditayangkan di A107, UKSW. Film Kupas merupakan film pertama dari 16 peserta Kupas (namun pada akhirnya 14 peserta yang berhasil). Film ini merupakan awal masuknya peserta Kupas di Finger Kine Klub. Produksi film menjadi salah satu tantangan mereka yang ternyata produksi Kupas kali ini berbeda dengan sebelumnya. Tim Kupas diadukan dengan Tim Finger yang beranggotakan sedikit orang saja. Sedangkan Kupas didampingi oleh para wali sehingga meraka tidak kebingungan. Hasilnya adalah nonton bareng. Sebenarnya nonton bareng ini adalah kegiatan makan tumpeng yang merupakan tradisi Finger setelah proses Kupas berakhir sebelum pelantikan. Setelah nonton film selesai, film itu akan dibedah/screening oleh para anggota Finger dan peserta Kupas juga bebas mengeluarkan isi pikiran dan isi hati mereka. Pada akhirnya nasi kuning dikeluarkan untuk dapat dinikmati bersama. Sepiring bersama untuk Kupas dan Finger. -lcn




Pelantikan Kupas 2012 di Kalipancur

Minggu, 24 Februari 2013 Finger Kine Klub melalui kegiatan tahunan KUPAS mengadakan pelantikan bagi peserta KUPAS di Kalipancur. Kegiatan ini dipimpin oleh ketua KUPAS Daniel dan ketua FINGER Francklyn. Pelantikan yang dimulai dari pagi hari diawali dengan perjalanan yang berkumpul di kampus UKSW tercinta dan dengan menggunakan bus, para peserta dan wali berangkat yang sudah didahului oleh para fungsionaris FINGER yang menjaga stand. KUPAS kali ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana para peserta akan bermain outbond. Dalam permainan ini para peserta diharapkan untuk dapat saling bekerjasama dalam tim dan mampu menghadapi tekanan. Semoga outbond yang diberikan dapat bermanfaat untuk reorganisasi FINGER kedepannya dikarenakan para peserta KUPAS ini semuanya lulus proses KUPAS, walaupun tidak semua hadir dalam pelantikan ini. Tidak ketinggalan partisipasi dari para kakak senior FINGER yang datang jauh-jauh untuk melihat KUPAS. KUPAS ini ditutup dengan kebiasaan FINGER yaitu minum brotowali yang mampu membuat wajah peserta KUPAS tidak tersenyum. heheheeee.... Dan inilah mereka wajah-wajah baru FINGER (see the picture). Teringat kata ketua FINGER 2010-2011, "anggota FINGER itu seumur hidup" jadi FINGER itu menjadi salah satu bagian dalam hidup kita, jangan sampai dilupakan seumur hidupmu. Selamat bergabung buat para peserta KUPAS, selamat menjadi ANGGOTA FINGER. Tuhan memberkati pelayanan kita semua. -lcn







IRON MAN 2



Film Iron Man 2  yang diadaptasi dari serial komik Marvel ini merupakan sekuel dari film pertamanya di tahun 2008. Film Sci-fisuperhero ini telah tayang di bioskop  pada tahun 2010. Film yang di sutradarai oleh Jon Favreau ini memhadirkan beberapa karakter baru seperti Natasha Romanoff / The Black Widow (Scarlett Johannson) yang muncul sebagai sekertaris dari Pepper Pots (Gwyneth Paltrow) ex-sekertaris Tony Stark dan Ivan Vanko / Whiplash (Mickey Rourke) musuh baru iron man. Serta hadirnya kembali Kolonel James Rhodes yang sekarang diperankan oleh Don Cheadle menggatikan pemeran lamanya dalam Iron Man 1  yaitu Terrance Howard.
Diceritakan tentang Tony Stark (Robert Downey Jr) semakin terkenal saja setelah ia mengaku sebagai Iron Man dan membuat banyak orang iri kepadanya. Salah satunya adalah Justin Hammer (Sam Rockwell) yang merupakan saingan bisnis Tony Stark. Ditambah lagi seorang senator di Washington D.C. yang ingin menyita baju Iron Man yang dimiliki oleh Tony karena dianggap sebagai ancaman bagi keamanan nasional.
Walau akhirnya bisa menyingkirkan kedua pengganggunya itu, Tony tidak menyadari bahwa seorang ilmuwan Rusia Ivan Vanko/ Whiplash (Mickey Rourke) sedang menyiapkan balas dendam akibat kesalahan yang dibuat oleh ayah Tony di masa lampau. Ivan yang merupakan anak seorang ilmuwan itu membuat sebuah alat yang menandingi Iron Man. Bagaimana aksi Tony Stark (Robert Downey Jr) pada sekuel yang kedua ini?  Segera tonton filmnya ;)
Sekilas info : untuk sekuel film Iron Man yang ke 3 rencananya akan dirilis pada 3 Mei 2013, dimana Robert Downey, Jr. akan kembali berperan sebagai Tony Stark / Iron Man. Dilansir sutradara Jon Favreau tidak akan kembali menyutradarai film seri Iron Man,  dan dari situ belum dikabarkan  apakah peran Jon sebagai Happy Hogan asisten pribadi dan supir Tony Stark akan diperankanya kembali atau tidak, mari kita tunggu kelanjutannya. (eng/kf)