Selasa, 07 Februari 2012

PERFUME



Dari seorang yang terlahir karena ketiadaan dan mempunyai bakat luar biasa yang bisa disebut “the nose” atau orang yang memiliki indra penciuman yang sangat tajam, dimana dapat mencium berbagai bau – bauan tanpa alat deteksi seperti GC- MS. Sungguh luar biasa bakat yang dimiliki tersebut. Namun sayang bakat yang dimiliki tidak didukung oleh obsesi positif melainkan obsesi negatif.
Terobsesi karena wangi dari tubuh seorang wanita yang tidak sengaja dibunuhnya, Jean Baptiste Groinelle mendapat suatu pelajaran yang berharga dan tidak akan mengulangi untuk kedua kalinya membiarkan wangi tersebut hilang dari penciumannya.
Bermula dari pertemuannya dengan baldini (disini dia diajarin bagaimana meracik parfume, sekitar 13 komponen utama dalam meracik parfum) dan kemudian bekerja ditempat pembuatan minyak bunga alamiah di daerah Grasse (didaerah ini terkenal akan enfleurasinya) maka Jean belajar membuat atau menyimpan wangi yang dimiliki oleh seseorang sesuai dengan spesifikasi menurut dirinya sendiri atas pembauan yang sesuai dengan dirinya yang terobsesi membuat sebuah parfume yang tiada bandingannya.
Umumnya pembuatan parfume menggunakan bahan – bahan dari tumbuhan yang menghasilkan minyak yang disebut dengan minyak atsiri, dalam film ini (terutama saat berhadapan dengan Baldini) disebutkan berbagai macam minyak atsiri mulai dari bergamot hingga minyak yang banyak di produksi di Indonesia yakni minyak nilam (patchouli), cengkeh dan citronella (sereh wangi). Namun dalam film ini sang tokoh utama membuat parfum dari bau tubuh seseorang, dimana wangi tersebut dihasilkan dari hormon yang memproduksi wangi alami tubuh kita (tanpa cologne, parfum apa lagi bedak).
Sang tokoh utama mengumpulkan beberapa jenis bau – bauan yang berbeda dari masing – masing korbannya yang menimbulkan kepanikan di daerah perancis, hingga menyebabkan diberlakukannya jam malam. Dari sekian waktu dia mengumpulkan minyak dari setiap korbannya hanya tinggal satu lagi korban yang belum dimiliki minyaknya yakni minyak tubuh putri dari seorang monsieur yang berkuasa, hingga pada akhirnya sang monsieur sadar bahwa anaknya adalah korban terakhir karena dia percaya bahwa kecantikan anaknyalah pelengkap dari semua ini.
Akhirnya sang monsieur membawa anaknya pergi ke sebuah biara, tadinya mau mengelabuhi akan tetapi karena bakat alam yang dimiliki oleh sang perfumist, dia dapat melacak keberadaan sang putri meski jaraknya jauh dan sudah dikelabuhi oleh sang Monsieur. Maka pada malam hari menyelinaplah sang perfumist masuk dan akhirnya menggenapkan koleksinya yang terakhir guna pelengkap membuat perfume yang sangat dahsyat.
Namun setelah selesai mengekstrak lemak yang mengandung minyak tubuh akhirnya dia tertangkap. Dia disiksa dan dipenjarakan bahkan akan dihukum di tiang salib dan dicambuk, dipatahkan tulang – tulangnya. Namun apa yang terjadi sodara – sodara, berkat racikan parfume yang telah dikumpulkannya dia memperdaya orang sealun – alun. Cerita selanjutnya dapat ditonton :D

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar