Merry Christmas

Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2017

Salatiga

Pemandangan Malam Salah Satu Sudut Kota Salatiga

KUPAS 2015

Produksi Film KUPAS 2015

Finger Kine Klub

Keluarga Finger Kine Klub UKSW Salatiga

Jumat, 27 Januari 2017

REVIEW KUPAS 2016


REVIEW KEGIATAN KUPAS 2016

Halo teman-teman semuanya
kali ini kita akan mereview ulang kegiatan sekitar satu semester ini yang sudah kita lakukan bersama dengan penuh suka dan duka yang kita lalui bersama yaitu KUPAS 2016. Kalian pasti ada yang belum tau atau bertanya-tanya apa sih KUPAS itu, KUPAS adalah kepanjangan dari Kumpulan Para Sineas dan biasanya rutin dilaksanakan oleh Finger Kine Klub setiap tahunnya untuk memfasilitasi seluruh Mahasiswa UKSW yang berminat ataupun ingin belajar mengenai dunia perfilman.





Acara KUPAS 2016 ini tidak hanya memberikan materi kepada anggota KUPAS 2016 tetapi mereka bisa melihat langsung bagaimana proses pembuatan film yang dipraktekkan langsung oleh Fungsionaris Finger Kine Klub dan juga mereka diajarkan langsung oleh Fungsionaris cara mempraktekannya agar mereka tidak hanya melihat tetapi juga bisa berperan langsung dalam pembuatan film yang dipraktekkan oleh Fungsionaris sebelum mereka terjun langsung dalam pembuatan film mereka secara perkelompok.


Ada tiga kelompok dalam acara KUPAS 2016 ini yang berperan langsung dalam pembuatan film mereka sendiri yaitu:

kelompok 1 yang bernama ROOFTOP PRODUCTION, nah rooftop production ini membuat film dengan judul Tragis yang bisa kalian klik tonton disini.

Kelompok 2 yang bernama GLOBAL PRODUCTION, nanh global production ini juga membuat film dengan judul Journalist and Dangerous Job yang bisa kalian klik dan tonton disini.

Kelompok 3 yang bernama SSTB PRODUCTION, nah sstb production ini membuat film dengan judul The Difference yang bisa kalian klik dan tonton disini.

Setelah para anggota menyelesaikan proses produksi hingga menghasilkan film-film pendek yang bagus dan keren-keren, tibalah saatnya para Fungsionaris dan Pendahulu untuk menilai dan membedah habis film yang sudah merea buat dalam acara screening yang dilaksanakan di gedung teleconference. Disinilah para anggota KUPAS 2016 di kerjain secara habis-habisan yang membuat para anggota merasa tegang, penuh emosional dan juga cukup mengharukan. Acara ditutup dengan makan nasi tumpeng bersama-sama.


Setelah tahap dan sesi pembelajaran dalam pembuatan film sudah mereka pelajari semua, tibalah mereka di penghujung acara yaitu pelantikan anggota Finger Kine Klub yang dilaksanakan di java dengan rangkaian outbond dan talent show. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok yang akan melewati rintangan dan tantangan yang diberikan oleh para Fungsionaris.

Acara yang paling ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu pelantikan anggota Finger Kine Klub 2017 yang baru. Dengan dilantiknya anggota Finger Kine Klub yang baru berakhir juga KUPAS 2016. Selamat bergabung di keluarga Finger Kine Klub ya teman- teman dan sampai jumpa di KUPAS 2017 selanjutnya.


Sabtu, 26 November 2016

REVIEW FILM

Dawn of the Planet of the Apes
Tanggal rilis: 12 Juli 2014 (Indonesia)
Genre: Fiksi Ilmiah
Durasi: 131 menit
Sutradara: Matt Reeves
Pemain: Andy Serkis, Gary Oldman, Jason Clarke, Kodi Smit-McPhee, Keri Russell, Judy Greer

Sedangkan di jajaran cast manusia ada Jason Clarke dan Gary Oldman menggantikan James Franco yang merupakan sosok sentral di Rise. Meski mengganti semua tokoh manusianya, Dawn masih melanjutkan apa yang ditinggalkan oleh film pertama, lebih tepatnya 10 tahun pasca ending Rise.
Awal kisah film ini dari virus ALZ-113 yang dibawa oleh para monyet kini tidak hanya telah menyebar ke seluruh dunia tapi juga sudah memusnahkan hampir sebagian besar peradaban manusia. Beberapa orang di San Francisco cukup "beruntung" karena secara genetis mereka kebal terhadap virus tersebut dan kini tingga bersama-sama untuk membangun kembali peradaban sambil mencari para survivor untuk mengatasi masalah listrik guna membangun PLTA di bendungan di mana kera-kera itu berada. Kera-kera yang sudah pandai berbicara, membaca, dan membentuk koloni. Saat para survivor masuk dalam koloni mereka mulailah konflik muncul karena perselisihan pendapat antara pemimpin kera dengan temannya yang mencurigai para survivor.
 Alur film ini lamban di awalnya dan membuat penonton sedikit bosan, tetapi penggambaran karakter manusia dan kera mampu memberikan sisi emosial pada penonton. Selain itu efek visual film ini tidak mengecewakan karena kualitas gambar dan animasi yang ditampilkan terasa nyata. Dari fiksi ilmiah dengan konsep cerita yang menarik dan hampir mendekati dengan kenyataan di dunia yang bisa saja terjadi di masa depan, ketika teknologi manusia sudah semakin canggih.. Walau tidak banyak memberikan flashback dari film sebelumnya dan hampir tidak ada perkembangan tokoh yang berarti, “Dawn Of The Planet Of The Apes” tetap mampu memberikan kisah yang menarik walaupun mungkin Anda belum sempat menonton film pertamanya. -tika-


Sabtu, 19 November 2016

REVIEW FILM

REVIEW FILM CINDERELLA (2015)
Oleh : NSA

Cinderella merupakan salah satu dongeng anak-anak yang terkenal sampai sekarang, Jadi sebenarnya tidak diceritain filmnya seperti apa pun sebagian besar orang pasti sudah mengetahui bagaimana jalan cerita atau ending dari film Cinderella ini. Namun, yang menjadi daya tarik dalam film ini adalah Kualitas visual effect yang sudah tak perlu ditanyakan lagi. Disini Penonton diajak untuk menjadi anak kecil kembali, dengan menunjukkan betapa mengagumkannya sesuatu yang bernama “sihir” dalam film ini. Jika dulu Anda merasa kagum dengan sihir yang dilakukan oleh Peri Pelindung dalam Cinderella versi 1950, kini sihir tersebut akan terlihat lebih menarik dan terlihat sangat nyata. Hal ini juga didukung kuat dengan musik serta seting lokasi dan pakaian yang tidak kalah menariknya untuk disimak. Semua property yang dipakai di film ini terlihat nyata, cetar dan membahana loh.. kebayangkan berapa budget yang keluar untuk film ini, eitss tapi pendapatan yang diterima lebih banyak pasti dari budgetnya, So, masih tetap untunglah.. Prinsip ekonomi harus tetap berjalan dong.. Pemeran Cinderellanya pun juga terbilang mumpu untuk memerankan tokoh Cinderella tersebut. Tapi yang mengecewakan di film ini menurutku adalah pemeran Pangeran Kit di Film ini kurang ganteng tidak sesuai dengan ekspektasiku. Tapi itu kembali lagi ke masalah selera. :D

Ceritanya di mulai dari kehidupan bahagia Cinderella saat masih kecil bersama kedua orang tuanya. Sampai suatu hari Ibu Cinderella sakit keras dan menitipkan pesan kepada Cinderella bahwa apapun yang terjadi Cinderella harus memiliki semangat dan bersikap ramah “Have Courage and Be Kind” tak lama setelah itu ibu Cinderella meninggal. Ayah Cinderella memutuskan menikah lagi dengan Lady Tremaine yang mempunyai 2 anak yaitu  Drizella dan Anastasia. Ketika sang Ayah tidak ada di rumah, Cinderella diperlakukan dengan buruk oleh ibu tiri dan kedua saudara tirinya. Hingga akhirnya saat Ayahnya meninggal dunia Cinderella harus hidup menderita dan diperlakukan secara tidak wajar seperti layaknya seorang pembantu. Cinderella dewasa pergi ke hutan kemudian bertemu dengan orang asing yang ternyata adalah Pangeran Kit. Cinderella tidak menyadarinya dia berpikir pangeran hanyalah prajurit istana biasa.

Dalam rangka mencari calon istri untuk sang Pangeran, Raja pun memutuskan untuk mengundang semua gadis untuk datang dalam pesta dansa kerajaan. Cinderella tentunya ingin datang untuk bertemu dengan Kit, namun tentu saja tidak diperbolehkan oleh sang Ibu tiri. Namun, keajaiban pun datang dengan adanya Ibu Peri yang membantu Cinderella agar bisa datang bertemu sang Pangeran. Nah di pesta dansa inilah Cinderella mengetahui kalo Kit adalah sang Pangeran. Semua mata tertuju pada Cinderella dan Pangeran Kit saat mereka dansa loh. Tapi sayangnya waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 jadi Cinderella harus buru-buru pergi. Tapi seperti biasa, Sepatunya ketinggalan satu nihh sodara-sodaraa.
.
Kabar baiknya pangeran mengadakan sayembara untuk mencari Cinderella dengan sebuah sepatu  kaca yang ditinggalkan Cinderella. Kabar buruknya sang Ibu Tiri sudah mengetahui bahwa sepatu itu milik Cinderella, jadi disabotase deh.. tapi dimana mana kebaikan akan selalu menang kok, Jadi walaupun cinderella dikurung Pangeran tetap bisa menemukan Cinderella.. dan akhirnya mereka menikah dan hidup bahagia selamanya.


-----------------------------------------------The End--------------------------------------------

Senin, 17 Oktober 2016

OPREC PANITIA SAFFEST


Hallo Febies!
Finger lagi open recruitment buat panitia Salatiga Film Festival (SAFFEST) 2017 nih. Yukk langsung aja daftar selagi ada kesempatan baik bagi kalian-kalian yang pengen jadi panitia. 

Cara daftarnya gampang kok kalian tinggal download formulirnya di grup angkatan kalian masing-masing dan lengkapi berkas-berkas yang diminta yang sudah tertera di poster ya dan pendaftarannya dibuka dari tanggal 18-21 Oktober 2016 dan wawancara akan dilakukan mulai dari tanggal 21-22 Oktober 2016.
so, prepare and register yourself  and be a part of SAFFEST 2017!
Informasi lebih lanjut bisa hubungi Debby (082242751335) atau Nisha (087700539918)

Lets join and make a great event with us! 

Selasa, 11 Oktober 2016

REVIEW SERTIJAB PERIODE 2016/2017

Serah Terima Jabatan Finger Kine Klub periode 2016/2017

Sertijab periode 2016/2017 kali ini dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 9 oktober 2016 yang dilaksanakan di hotel Adam Sari Kopeng, Jawa Tengah. Walau kegiatan sertijab kali ini sedikit terhalang oleh cuaca yang buruk dan perpindahan lokasi sertijab yang mendadak karena cuaca yang tidak memungkinkan, tapi tidak menyurutkan sedikit pun semangat peserta sertijab dalam melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan.

Pada tanggal 8 malam peserta sertijab melakukan kegiatan api unggun bersama serta melakukan barbeque bersama, selain itu juga malam itu dipenuhi dengan suara tawa dan nyanyian yang mengiringi malam itu, selain itu malam itu juga dihabiskan dengan bermain bersama yang menambah kegembiraan dan kesan kekeluargaan yang sangat terasa.

 

Pada tanggal 9 pagi peserta sertijab melakukan senam bersama dan bermain bersama. Dalam permainan itu peserta dibagi jadi tiga kelompok, yang masing-masing kelompok membuat yel-yel yang dapat membuat semua tertawa saat mendengarnya, tidak Cuma itu saja para peserta sertijab melakukan berbagai permainan yang mampu membuat suasana lebih menyenangkan. Dipuncak acara finger kine klub melakukan serah terima jabatan periode 2015/2016 kepada BPH serta DEVISI baru yang akan menjabat periode 2016/2017 serta memberikan mandat agar periode baru bisa menjadikan finger kine klub menjadi lebih baik dari dari periode sebelumnya.



Walaupun sertijab penuh dengan tantangan karna cuaca yang tidak bersahabat tetapi sertijab ini mampu memberi kesan sendiri dihati masing-masing peserta, canda tawa yang akan membekas dihati masing-masing, rasa kekeluargaan dan juga kekompakan para peserta dan panitia juga dapat memberikan arti tersendiri bahwa keluarga finger kine klub adalah keluarga yang kompak,penuh canda tawa, penuh kegembiraan, walaupun berbeda angkatan tapi disitulah keunikan dari finger kine klub bahwa tidak ada rasa saling membedakan tetapi rasa persaudaraan yang tinggi yang di tunjukan oleh finger kine klub.

Untuk full foto sertijab bisa diliat disini: https://www.facebook.com/profile.php?id=100013390301159&ref=ts&fref=ts   
                                                                                                                                          -YFC-